Bab Mengguyur Jika Memeluk Islam, dan Mengikat Tahanan Juga di Masjid
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, qala haddatsana allaytsu, qala haddatsana saidu ibnu abi saidin, samia aba hurayraha, qala baatsa annabiyyu khaylan qibala najdin, fajaat birajulin min ibani hanifaha yuqalu lahu tsumamahu ibnu utsalin, farabathuhu bisariyahin min sawari almasjidi, fakharaja ilayhi annabiyyu faqala " athliqu tsumamaha ". fanthalaqa ila nakhlin qaribin mina almasjidi, faghtasala tsumma dakhala almasjida faqala asyhadu an la ilaha ila allahu waanna muhammadan rasulu allahi.
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Layth, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Said bin Abi Said, ia mendengar Abu Hurairah berkata: Nabi ﷺ mengutus beberapa penunggang kuda ke arah Najd, lalu mereka membawa seorang laki-laki dari Bani Hanifah yang bernama Thumamah bin Uthal. Mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid. Nabi ﷺ datang dan memerintahkan mereka untuk melepaskannya. Ia pergi ke kebun kurma yang dekat masjid, lalu mandi, kemudian masuk ke masjid lagi dan berkata: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah."