Bab Tawanan atau Utang yang Dihubungkan di Masjid
Shahih
haddatsana ishaqu ibnu ibrahima, qala akhbarana rawhun, wamuhammadu ibnu jafarin, an syubaha, an muhammadi ibni ziyadin, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " inna ifritan mina aljinni tafallata alaa albarihaha aw kalimahan nahwaha liyaqthaa alaa asshalaha, faamkanani allahu minhu, faaradtu an arbithahu ila sariyahin min sawari almasjidi, hatta tushbihu watanzhuru ilayhi kullukum, fadzakartu qawla akhi sulaymana rabbi hab li mulkan la yanbaghi lahadin min badi ". qala rawhun faraddahu khasian.
Dari Abu Hurairah (Semoga Allah meridhainya) bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Tadi malam ada seorang iblis besar (ifrit) dari kalangan jin datang kepadaku dan ingin mengganggu shalatku (atau berkata sesuatu yang serupa), tetapi Allah memberiku kekuatan untuk mengalahkannya. Aku ingin mengikatnya pada salah satu tiang masjid agar kalian semua bisa melihatnya di pagi hari, tetapi aku teringat ucapan saudaraku Sulaiman (sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an): "Ya Tuhanku! Ampunilah aku dan berikanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapapun setelahku (38:35)." Sub-narrator Ruh berkata, "Dia (iblis) diusir dengan terhina."