Bab Apa yang Dikatakan dalam Fatihah
Shahih
haddatsana musaddadun, haddatsana yahya, an syubaha, qala haddatsani khubaybu ibnu abdi arrahmani, an hafshi ibni ashimin, an abi saidi ibni almualla, qala kuntu ushalli fi almasjidi fadaani rasulu allahi falam ujibhu, faqultu ya rasula allahi inni kuntu ushalli. faqala " alam yaquli allahu astajibu lillahi walilrrasuli idza daakum tsumma qala li luallimannaka surahan hiya azhamu assuwari fi alqurani qabla an takhruja mina almasjidi ". tsumma akhadza biyadi, falamma arada an yakhruja qultu lahu alam taqul " luallimannaka surahan hiya azhamu surahin fi alqurani ". qala " alhamdu lillahi rabbi alalamina hiya assabu almatsani waalquranu alazhimu adzi utituhu ".
Dari Abu Sa'id bin Al-Mu'alla: Ketika saya sedang shalat di masjid, Rasulullah ﷺ memanggil saya tetapi saya tidak menjawabnya. Kemudian saya berkata, "Wahai Rasulullah! Saya sedang shalat." Beliau bersabda, "Bukankah Allah berfirman: 'Jawablah Allah (dengan taat kepada-Nya) dan Rasul-Nya ketika dia memanggilmu.' (8:24)" Kemudian beliau berkata kepada saya, "Saya akan mengajarkan kepadamu sebuah surat yang merupakan surat teragung dalam Al-Qur'an, sebelum kamu keluar dari masjid." Kemudian beliau memegang tangan saya, dan ketika beliau ingin keluar, saya berkata kepada beliau, "Bukankah engkau berkata, 'Saya akan mengajarkan kepadamu sebuah surat yang merupakan surat teragung dalam Al-Qur'an?'" Beliau menjawab, "Al-Hamdu-Li l-lah Rabbi-l-`alamin (yaitu Puji bagi Allah, Tuhan semesta alam) yang merupakan Al-Sab'a Al-Mathani (yaitu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang) dan Al-Qur'an yang agung yang telah diberikan kepadaku."