Bab Penyakit dan Kematian Nabi
أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ، أَنَّ عَائِشَةَ، قَالَتْ لَقَدْ رَاجَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي ذَلِكَ، وَمَا حَمَلَنِي عَلَى كَثْرَةِ مُرَاجَعَتِهِ إِلاَّ أَنَّهُ لَمْ يَقَعْ فِي قَلْبِي أَنْ يُحِبَّ النَّاسُ بَعْدَهُ رَجُلاً قَامَ مَقَامَهُ أَبَدًا، وَلاَ كُنْتُ أُرَى أَنَّهُ لَنْ يَقُومَ أَحَدٌ مَقَامَهُ إِلاَّ تَشَاءَمَ النَّاسُ بِهِ، فَأَرَدْتُ أَنْ يَعْدِلَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ أَبِي بَكْرٍ. رَوَاهُ ابْنُ عُمَرَ وَأَبُو مُوسَى وَابْنُ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهم ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم.
`Aisha menambahkan, "Saya berargumen dengan Rasulullah (ﷺ) berulang kali tentang hal itu (yaitu perintah beliau agar Abu Bakr memimpin orang-orang dalam shalat di tempatnya ketika beliau sakit), dan yang membuat saya berargumen begitu banyak adalah, bahwa tidak pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa setelah Nabi, orang-orang akan mencintai seorang pria yang telah mengambil tempatnya, dan saya merasa bahwa siapa pun yang berdiri di tempatnya, akan menjadi pertanda buruk bagi orang-orang, jadi saya ingin Rasulullah (ﷺ) mengubah ide memilih Abu Bakr (untuk memimpin orang-orang dalam shalat)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
