Bab Haji Perpisahan
Shahih
haddatsana yahya ibnu sulaymana, qala akhbarani abnu wahbin, qala haddatsani umaru ibnu muhammadin, anna abahu, haddatsahu ani abni umara rdh allah nhm qala kunna natahaddatsu bihajjahi alwadai waannabiyyu bayna azhhurina, wala nadri ma hajjahu alwadai, fahamida allaha waatsna alayhi tsumma dzakara almasiha addajjala faathnaba fi dzikrihi waqala " ma baatsa allahu min nabiyyin ila andzara ummatahu, andzarahu nuhun waannabiyyuna min badihi, wainnahu yakhruju fikum, fama khafiya alaykum min syanihi falaysa yakhfa alaykum anna rabbakum laysa ala ma yakhfa alaykum tsalatsan, inna rabbakum laysa biawara, wainnahu awaru ayni alyumna, kaanna aynahu inabahun thafiyahun ". " ala inna allaha harrama alaykum dimaakum waamwaalkum, kahurmahi yawmikum hadza, fi baladikum hadza, fi syahrikum hadza, ala hal ballaghtu ". qalu naam. qala " allahumma asyhad, tsalatsan, waylakum, aw wayhakumu, anzhuru la tarjiu badi kuffaran, yadhribu badhukum riqaba badhin ".
Dari Ibn Umar: Kami sedang membicarakan tentang Haji Perpisahan, sementara Nabi ﷺ berada di antara kami. Kami tidak tahu apa arti Haji Perpisahan. Nabi ﷺ memuji Allah dan kemudian menyebut Al-Masih Ad-Dajjal dan menjelaskan secara panjang lebar, dengan berkata, "Allah tidak mengutus seorang nabi pun melainkan nabi itu memperingatkan umatnya tentang Al-Masih Ad-Dajjal. Nuh dan para nabi setelahnya memperingatkan (kaum mereka) tentangnya. Dia akan muncul di antara kalian (wahai pengikut Muhammad), dan jika ada di antara sifat-sifatnya yang mungkin tersembunyi dari kalian, tetapi keadaan Tuhan kalian jelas bagi kalian dan tidak tersembunyi dari kalian. Nabi ﷺ mengatakannya tiga kali. Sesungguhnya, Tuhan kalian tidak buta pada satu mata, sedangkan dia (yaitu Ad-Dajjal) buta pada mata kanannya yang terlihat seperti anggur yang menonjol (dari kelompoknya). Tidak diragukan lagi, Allah telah mengharamkan darah dan harta kalian satu sama lain seperti kesucian hari ini, di kota kalian ini, di bulan kalian ini." Nabi ﷺ menambahkan: "Tidak diragukan lagi! Apakah aku telah menyampaikan pesan Allah kepada kalian?" Mereka menjawab, "Ya." Nabi ﷺ berkata tiga kali, "Ya Allah! Jadilah saksi untuk itu." Nabi ﷺ menambahkan, "Celakalah kalian! (atau berkata), "Semoga Allah mengasihi kalian! Janganlah kalian menjadi kafir setelahku (yaitu setelah kematianku) dengan memenggal leher (satu sama lain)."
Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis