Bab Kisah Daus dan Tufail bin Amr Al-Dausi
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ قَيْسٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ لَمَّا قَدِمْتُ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قُلْتُ فِي الطَّرِيقِ:
يَا لَيْلَةً مِنْ طُولِهَا وَعَنَائِهَا عَلَى أَنَّهَا مِنْ دَارَةِ الْكُفْرِ نَجَّتِ
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Ketika saya datang kepada Nabi (ﷺ) saya berkata dalam perjalanan: "Wahai malam yang panjang dan melelahkan; namun, ia telah menyelamatkanku dari tempat kekafiran." Seorang budak saya melarikan diri dalam perjalanan. Ketika saya sampai kepada Nabi (ﷺ), saya memberikan bai'at (untuk masuk Islam), dan ketika saya sedang duduk bersamanya, tiba-tiba budak itu muncul. Nabi (ﷺ) berkata kepada saya: "Wahai Abu Hurairah! Inilah budakmu," saya berkata: "Dia (yaitu budak) adalah (bebas) demi Allah," dan saya memerdekakannya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
