Bab Perang Taif di Bulan Syawal Tahun Kedelapan
Shahih
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ الشَّاعِرِ الأَعْمَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، قَالَ لَمَّا حَاصَرَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ الطَّائِفَ فَلَمْ يَنَلْ مِنْهُمْ شَيْئًا قَالَ " إِنَّا قَافِلُونَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ". فَثَقُلَ عَلَيْهِمْ وَقَالُوا نَذْهَبُ وَلاَ نَفْتَحُهُ ـ وَقَالَ مَرَّةً نَقْفُلُ ـ فَقَالَ " اغْدُوا عَلَى الْقِتَالِ ". فَغَدَوْا فَأَصَابَهُمْ جِرَاحٌ فَقَالَ " إِنَّا قَافِلُونَ غَدًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ ". فَأَعْجَبَهُمْ فَضَحِكَ النَّبِيُّ ﷺ، وَقَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً فَتَبَسَّمَ. قَالَ قَالَ الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الْخَبَرَ كُلَّهُ.
Dari Abdullah bin Amr: Ketika Rasulullah ﷺ mengepung Taif dan tidak dapat menaklukkan penduduknya, beliau berkata, "Kami akan kembali (ke Madinah) jika Allah menghendaki." Hal ini membuat para sahabat (Nabi ﷺ) merasa berat dan mereka berkata, "Apakah kita akan pergi tanpa menaklukkannya (yakni Benteng Taif)?" Sekali waktu Nabi ﷺ berkata, "Mari kita kembali." Kemudian Nabi berkata kepada mereka, "Bertempurlah besok." Mereka bertempur dan (banyak dari mereka) terluka, di mana Nabi ﷺ berkata, "Kami akan kembali (ke Madinah) besok jika Allah menghendaki." Hal ini menggembirakan mereka, lalu Nabi ﷺ tersenyum. Sub-perawi, Sufyan berkata sekali, "(Nabi) tersenyum."