Bab Perang Khaibar
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، حَدَّثَنَا حَاتِمٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ، عَنْ سَلَمَةَ، رضى الله عنه قَالَ كَانَ عَلِيٌّ ـ رضى الله عنه ـ تَخَلَّفَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي خَيْبَرَ، وَكَانَ رَمِدًا فَقَالَ أَنَا أَتَخَلَّفُ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَلَحِقَ، فَلَمَّا بِتْنَا اللَّيْلَةَ الَّتِي فُتِحَتْ قَالَ " لأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ غَدًا ـ أَوْ لَيَأْخُذَنَّ الرَّايَةَ غَدًا ـ رَجُلٌ يُحِبُّهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ، يُفْتَحُ عَلَيْهِ ". فَنَحْنُ نَرْجُوهَا فَقِيلَ هَذَا عَلِيٌّ، فَأَعْطَاهُ فَفُتِحَ عَلَيْهِ.
Diriwayatkan dari Salamah: Ali tertinggal dari Nabi (ﷺ) pada saat Ghazwa Khaibar karena ia menderita masalah mata. Ia kemudian berkata, "Bagaimana mungkin aku tertinggal dari Nabi (ﷺ)," dan mengikutinya. Ketika ia tidur pada malam penaklukan Khaibar, Nabi (ﷺ) berkata, "Aku akan memberikan bendera besok, atau besok bendera akan diambil oleh seorang lelaki yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, dan (Khaibar) akan ditaklukkan melalui dia, (dengan pertolongan Allah)." Sementara setiap dari kami berharap untuk mendapatkan bendera itu, dikatakan, "Inilah Ali" dan Nabi (ﷺ) memberinya bendera dan Khaibar ditaklukkan melalui dia (dengan pertolongan Allah).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
