Bab Jika Terjadi Ludah, Maka Ambil Ujung Pakaian
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَأَى نُخَامَةً فِي الْقِبْلَةِ فَحَكَّهَا بِيَدِهِ، وَرُئِيَ مِنْهُ كَرَاهِيَةٌ ـ أَوْ رُئِيَ كَرَاهِيَتُهُ لِذَلِكَ وَشِدَّتُهُ عَلَيْهِ ـ وَقَالَ " إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا قَامَ فِي صَلاَتِهِ فَإِنَّمَا يُنَاجِي رَبَّهُ ـ أَوْ رَبُّهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ قِبْلَتِهِ ـ فَلاَ يَبْزُقَنَّ فِي قِبْلَتِهِ، وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ ". ثُمَّ أَخَذَ طَرَفَ رِدَائِهِ فَبَزَقَ فِيهِ، وَرَدَّ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ، قَالَ " أَوْ يَفْعَلُ هَكَذَا ".
Diriwayatkan dari Anas: Nabi (ﷺ) melihat ludah di arah Qibla dan menggosoknya dengan tangannya. Terlihat bahwa beliau tidak menyukainya dan tanda-tanda ketidaksukaan tampak di wajahnya. Beliau bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian berdiri untuk shalat, maka sesungguhnya ia sedang berbicara secara pribadi kepada Tuhannya, (atau) Tuhannya ada di antara dia dan Qibla, maka janganlah ia meludah ke arah Qibla, tetapi ia bisa meludah ke sebelah kirinya atau di bawah kakinya." Kemudian beliau mengambil ujung kainnya dan meludah ke dalamnya, melipatnya dan berkata, "Atau lakukan ini."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
