Bab Perang Hudaibiyah
Shahih
haddatsana alhasanu ibnu khalafin, qala haddatsana ishaqu ibnu yusufa, an abi bisyrin, warqaa, ani abni abi najihin, an mujahidin, qala haddatsani abdu arrahmani ibnu abi layla, an kabi ibni ujraha, anna rasula allahi raahu waqamluhu yasquthu ala wajhihi faqala " ayudzika hawammuka ". qala naam. faamarahu rasulu allahi an yahliqa wahwa bialhudaybiyahi, lam yubayyin lahum annahum yahilluna biha, wahum ala thamain an yadkhulu makkaha, faanzala allahu alfidyaha, faamarahu rasulu allahi an yuthima faraqan bayna sittahi masakina, aw yuhdiya syahan, aw yashuma tsalatsaha ayyamin.
Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Khalaf, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf, dari Abu Bishr, Waraqah, dari Ibn Abi Najih, dari Mujahid, ia berkata, telah menceritakan kepadaku Abdurrahman bin Abi Lailah, dari Ka'b bin Ujrah, bahwa Rasulullah ﷺ melihatnya dan kutu jatuh di wajahnya. Rasulullah ﷺ bersabda, "Apakah kutumu menyakitimu?" Ka'b menjawab, "Ya." Maka Rasulullah ﷺ memerintahkannya untuk mencukur kepalanya ketika ia berada di Hudaibiyah. Belum ada penjelasan kepada mereka bahwa mereka akan menyelesaikan keadaan ihram mereka dan mereka berharap dapat masuk ke Mekkah. Kemudian Allah menurunkan perintah fidyah, maka Rasulullah ﷺ memerintahkannya untuk memberi makan enam orang miskin dengan satu Faraq makanan, atau menyembelih seekor domba, atau berpuasa selama tiga hari.