Bab Perang Khandaq dan Ahzab
حَدَّثَنَا الْمَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ ـ رضى الله عنه ـ جَاءَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ جَعَلَ يَسُبُّ كُفَّارَ قُرَيْشٍ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا كِدْتُ أَنْ أُصَلِّيَ حَتَّى كَادَتِ الشَّمْسُ أَنْ تَغْرُبَ. قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " وَاللَّهِ مَا صَلَّيْتُهَا " فَنَزَلْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بُطْحَانَ، فَتَوَضَّأَ لِلصَّلاَةِ وَتَوَضَّأْنَا لَهَا، فَصَلَّى الْعَصْرَ بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى بَعْدَهَا الْمَغْرِبَ.
Telah menceritakan kepada kami Al-Makki bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Yahya, dari Abu Salamah, dari Jabir bin Abdullah, bahwa Umar bin Al-Khattab -semoga Allah meridhoinya- datang pada hari Khandaq setelah matahari terbenam dan ia mencaci maki orang-orang kafir Quraisy, ia berkata, "Wahai Rasulullah, saya hampir tidak dapat shalat hingga matahari hampir terbenam." Nabi ﷺ bersabda, "Demi Allah, saya juga belum shalat." Maka kami turun bersama Nabi ﷺ ke Buthan, lalu ia berwudhu untuk shalat dan kami pun berwudhu untuk shalat. Kemudian ia shalat Ashar setelah matahari terbenam, lalu setelah itu ia shalat Maghrib.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
