Bab Perang Khandaq dan Ahzab
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، أَخْبَرَنَا هِشَامٌ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ وَأَخْبَرَنِي ابْنُ طَاوُسٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ دَخَلْتُ عَلَى حَفْصَةَ وَنَسْوَاتُهَا تَنْطُفُ، قُلْتُ قَدْ كَانَ مِنْ أَمْرِ النَّاسِ مَا تَرَيْنَ، فَلَمْ يُجْعَلْ لِي مِنَ الأَمْرِ شَىْءٌ. فَقَالَتِ الْحَقْ فَإِنَّهُمْ يَنْتَظِرُونَكَ، وَأَخْشَى أَنْ يَكُونَ فِي احْتِبَاسِكَ عَنْهُمْ فُرْقَةٌ. فَلَمْ تَدَعْهُ حَتَّى ذَهَبَ، فَلَمَّا تَفَرَّقَ النَّاسُ خَطَبَ مُعَاوِيَةُ قَالَ مَنْ كَانَ يُرِيدُ أَنْ يَتَكَلَّمَ فِي هَذَا الأَمْرِ فَلْيُطْلِعْ لَنَا قَرْنَهُ، فَلَنَحْنُ أَحَقُّ بِهِ مِنْهُ وَمِنْ أَبِيهِ. قَالَ حَبِيبُ بْنُ مَسْلَمَةَ فَهَلاَّ أَجَبْتَهُ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَحَلَلْتُ حُبْوَتِي وَهَمَمْتُ أَنْ أَقُولَ أَحَقُّ بِهَذَا الأَمْرِ مِنْكَ مَنْ قَاتَلَكَ وَأَبَاكَ عَلَى الإِسْلاَمِ. فَخَشِيتُ أَنْ أَقُولَ كَلِمَةً تُفَرِّقُ بَيْنَ الْجَمْعِ، وَتَسْفِكُ الدَّمَ، وَيُحْمَلُ عَنِّي غَيْرُ ذَلِكَ، فَذَكَرْتُ مَا أَعَدَّ اللَّهُ فِي الْجِنَانِ. قَالَ حَبِيبٌ حُفِظْتَ وَعُصِمْتَ. قَالَ مَحْمُودٌ عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ وَنَوْسَاتُهَا.
Ibn Umar berkata, "Saya pergi menemui Hafsa sementara air menetes dari kepang rambutnya. Saya berkata, 'Keadaan orang-orang adalah seperti yang Anda lihat, dan tidak ada kekuasaan yang diberikan kepada saya.' Hafsa berkata, (kepada saya), 'Pergilah kepada mereka, dan karena mereka (yaitu orang-orang) menunggu Anda, dan saya khawatir ketidakhadiran Anda dari mereka akan menimbulkan perpecahan di antara mereka.' " Maka Hafsa tidak meninggalkan Ibn Umar sampai kami pergi kepada mereka. Ketika orang-orang berselisih, Muawiya berbicara kepada orang-orang, "'Jika ada yang ingin berbicara dalam masalah kekhalifahan ini, maka tunjukkan diri dan jangan menyembunyikan diri, karena kami lebih berhak untuk menjadi Khalifah daripada dia dan ayahnya." Mendengar itu, Habib bin Masalama berkata (kepada Ibn Umar), "Mengapa Anda tidak menjawabnya (yaitu Muawiya)?" Abdullah bin Umar berkata, "Saya membuka pakaian yang melilit punggung dan kaki saya saat saya duduk dan hampir saja berkata, 'Dia yang berjuang melawan Anda dan ayah Anda demi Islam, lebih berhak untuk menjadi Khalifah,' tetapi saya takut bahwa pernyataan saya dapat menimbulkan perpecahan di antara orang-orang dan menyebabkan pertumpahan darah, dan pernyataan saya mungkin ditafsirkan tidak seperti yang saya maksudkan. (Jadi saya tetap diam) mengingat apa yang Allah siapkan di Surga (bagi mereka yang sabar dan lebih memilih kehidupan akhirat daripada kehidupan duniawi)." Habib berkata, "Anda melakukan apa yang menjaga Anda aman dan selamat (yaitu, Anda bijak dalam melakukan itu)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
