Bab Uhud Mencintai Kita dan Kita Mencintainya
Shahih
haddatsani amru ibnu khalidin, haddatsana allaytsu, an yazida ibni abi habibin, an abi alkhayri, an uqbaha, anna annabiyya kharaja yawman fashalla ala ahli uhudin shalatahu ala almayyiti, tsumma ansharafa ila alminbari faqala " inni farathun lakum, waana syahidun alaykum, wainni lanzhuru ila hawdhi alana, wainni uthitu mafatiha khazaini alardhi aw mafatiha alardhi wainni waallahi ma akhafu alaykum an tusyriku badi, walakinni akhafu alaykum an tanafasu fiha ".
Dari `Uqbah: Suatu hari Nabi ﷺ keluar dan melaksanakan shalat (jenazah) untuk orang-orang (yaitu para syuhada) Uhud seperti beliau biasa melaksanakan shalat jenazah untuk orang mati, kemudian (setelah kembali) beliau naik ke mimbar dan bersabda, "Aku adalah pendahulu kalian, dan aku adalah saksi atas kalian, dan aku melihat kolamku sekarang, dan aku telah diberikan kunci-kunci harta dunia (atau kunci-kunci dunia). Demi Allah, aku tidak takut bahwa kalian akan menyembah selain Allah setelahku, tetapi aku takut bahwa kalian akan saling bersaing untuk (kenikmatan dunia) ini."