Bab Apa yang Menimpa Nabi pada Hari Uhud
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، أَنَّهُ سَمِعَ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ، وَهْوَ يُسْأَلُ عَنْ جُرْحِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لأَعْرِفُ مَنْ كَانَ يَغْسِلُ جُرْحَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَمَنْ كَانَ يَسْكُبُ الْمَاءَ وَبِمَا دُووِيَ ـ قَالَ كَانَتْ فَاطِمَةُ ـ عَلَيْهَا السَّلاَمُ ـ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم تَغْسِلُهُ وَعَلِيٌّ يَسْكُبُ الْمَاءَ بِالْمِجَنِّ، فَلَمَّا رَأَتْ فَاطِمَةُ أَنَّ الْمَاءَ لاَ يَزِيدُ الدَّمَ إِلاَّ كَثْرَةً أَخَذَتْ قِطْعَةً مِنْ حَصِيرٍ، فَأَحْرَقَتْهَا وَأَلْصَقَتْهَا فَاسْتَمْسَكَ الدَّمُ، وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ يَوْمَئِذٍ، وَجُرِحَ وَجْهُهُ، وَكُسِرَتِ الْبَيْضَةُ عَلَى رَأْسِهِ.
Diriwayatkan dari Abu Hazim bahwa dia mendengar Sahl bin Sa'd ditanya tentang luka-luka Rasulullah (ﷺ) dan dia berkata: "Demi Allah, aku tahu siapa yang mencuci luka-luka Rasulullah (ﷺ) dan siapa yang menuangkan air (untuk mencucinya), dan dengan apa dia diobati." Sahl menambahkan, "Fatimah, putri Rasulullah (ﷺ) biasa mencuci luka-luka tersebut, dan Ali bin Abi Talib biasa menuangkan air dari sebuah perisai. Ketika Fatimah melihat bahwa air memperburuk pendarahan, dia mengambil sepotong tikar, membakarnya, dan memasukkan abunya ke dalam luka sehingga darah berhenti mengalir (dan pendarahan berhenti). Gigi taringnya patah pada hari itu, dan wajahnya terluka, dan topinya patah di kepalanya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
