Bab Tentang Tinggalnya Para Muhajirin di Mekkah Setelah Menyelesaikan Ibadah Haji
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ، حَدَّثَنَا حَاتِمٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حُمَيْدٍ الزُّهْرِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ، يَسْأَلُ السَّائِبَ ابْنَ أُخْتِ النَّمِرِ مَا سَمِعْتَ فِي، سُكْنَى مَكَّةَ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلاَءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " ثَلاَثٌ لِلْمُهَاجِرِ بَعْدَ الصَّدَرِ ".
Telah menceritakan kepada saya Ibrahim bin Hamzah, telah menceritakan kepada kami Hatim, dari Abdur-Rahman bin Humaid Az-Zuhri, ia berkata: Saya mendengar Umar bin Abdul-Aziz bertanya kepada As-Sa'ib, keponakan An-Nimr. "Apa yang kamu dengar tentang tinggal di Mekkah?" Ia menjawab: "Saya mendengar Al-Ala bin Al-Hadrami berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Seorang Muhajir diperbolehkan tinggal di Mekkah selama tiga hari setelah meninggalkan Mina (yaitu setelah menyelesaikan semua ritual Haji)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
