Bab Hijrah Nabi صلى الله عليه وسلم dan Para Sahabat ke Madinah
وَحَدَّثَنِي الأَوْزَاعِيُّ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، قَالَ زُرْتُ عَائِشَةَ مَعَ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ اللَّيْثِيِّ فَسَأَلْنَاهَا عَنِ الْهِجْرَةِ، فَقَالَتْ لاَ هِجْرَةَ الْيَوْمَ، كَانَ الْمُؤْمِنُونَ يَفِرُّ أَحَدُهُمْ بِدِينِهِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى وَإِلَى رَسُولِهِ صلى الله عليه وسلم مَخَافَةَ أَنْ يُفْتَنَ عَلَيْهِ، فَأَمَّا الْيَوْمَ فَقَدْ أَظْهَرَ اللَّهُ الإِسْلاَمَ، وَالْيَوْمَ يَعْبُدُ رَبَّهُ حَيْثُ شَاءَ، وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ.
Dari 'Ata bin Abi Rabah: 'Ubaid bin 'Umar Al-Laithi dan aku mengunjungi Aisyah dan bertanya kepadanya tentang hijrah, dan ia berkata, 'Hari ini tidak ada hijrah. Seorang mukmin biasa melarikan diri dengan agamanya kepada Allah dan Rasul-Nya karena takut akan diuji karena agamanya. Hari ini Allah telah menguatkan Islam, dan hari ini seorang mukmin dapat beribadah kepada Tuhannya di mana saja ia mau. Namun, yang masih dapat mendapatkan pahala (sebagai pengganti hijrah) adalah jihad dan niat yang baik.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
