Bab Rajam di Zaman Jahiliyah
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ خِلاَلٌ مِنْ خِلاَلِ الْجَاهِلِيَّةِ الطَّعْنُ فِي الأَنْسَابِ وَالنِّيَاحَةُ، وَنَسِيَ الثَّالِثَةَ، قَالَ سُفْيَانُ وَيَقُولُونَ إِنَّهَا الاِسْتِسْقَاءُ بِالأَنْوَاءِ.
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ubaidullah, ia berkata: "Saya mendengar Ibn Abbas berkata, 'Berikut adalah beberapa sifat dari orang-orang di zaman jahiliyah: (i) mencela keturunan keluarga lain, (ii) dan meratapi orang yang telah meninggal.' Ubaidullah lupa sifat yang ketiga. Sufyan berkata, 'Mereka mengatakan bahwa sifat ketiga adalah percaya bahwa hujan disebabkan oleh pengaruh bintang (yaitu, jika muncul bintang tertentu, maka akan turun hujan)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
