Shahih Al-Bukhari · Kitab Keutamaan Ansar · No. 3850

Bab Rajam di Zaman Jahiliyah

Shahih

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ خِلاَلٌ مِنْ خِلاَلِ الْجَاهِلِيَّةِ الطَّعْنُ فِي الأَنْسَابِ وَالنِّيَاحَةُ، وَنَسِيَ الثَّالِثَةَ، قَالَ سُفْيَانُ وَيَقُولُونَ إِنَّهَا الاِسْتِسْقَاءُ بِالأَنْوَاءِ.

haddatsana aliyyu ibnu abdi allahi, haddatsana sufyanu, an ubaydi allahi, samia abna abbasin rdh allah nhm qala khilalun min khilali aljahiliyyahi atthanu fi alansabi waanniyahahu, wanasiya attsalitsaha, qala sufyanu wayaquluna innaha alistisqau bialanwai.

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Ubaidullah, ia berkata: "Saya mendengar Ibn Abbas berkata, 'Berikut adalah beberapa sifat dari orang-orang di zaman jahiliyah: (i) mencela keturunan keluarga lain, (ii) dan meratapi orang yang telah meninggal.' Ubaidullah lupa sifat yang ketiga. Sufyan berkata, 'Mereka mengatakan bahwa sifat ketiga adalah percaya bahwa hujan disebabkan oleh pengaruh bintang (yaitu, jika muncul bintang tertentu, maka akan turun hujan)."

Penjelasan