Bab Persaudaraan Nabi (ﷺ) antara Muhajirin dan Ansar
حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَبُو هَمَّامٍ، قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَتِ الأَنْصَارُ اقْسِمْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ النَّخْلَ. قَالَ " لاَ ". قَالَ يَكْفُونَا الْمَئُونَةَ وَتُشْرِكُونَا فِي التَّمْرِ. قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا.
Dari Abu Hurairah: Ansar berkata (kepada Nabi (ﷺ)), "Tolong bagi pohon kurma antara kami dan mereka (yaitu para Muhajirin)." Nabi (ﷺ) berkata, "Tidak." Ansar berkata, "Biarkan mereka (yaitu para Muhajirin) bekerja untuk kami di kebun dan berbagi buah kurma dengan kami." Para Muhajirin berkata, "Kami menerima ini."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
