Bab Keutamaan Al-Hassan dan Al-Husain رضى الله عنهما
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ أُتِيَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ بِرَأْسِ الْحُسَيْنِ ـ عَلَيْهِ السَّلاَمُ ـ فَجُعِلَ فِي طَسْتٍ، فَجَعَلَ يَنْكُتُ، وَقَالَ فِي حُسْنِهِ شَيْئًا. فَقَالَ أَنَسٌ كَانَ أَشْبَهَهُمْ بِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم، وَكَانَ مَخْضُوبًا بِالْوَسْمَةِ.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, "Kepala Al-Husain dibawa kepada 'Ubaidullah bin Ziyad dan diletakkan di dalam sebuah nampan, kemudian Ibn Ziyad mulai bermain dengan tongkat di hidung dan mulut kepala Al-Husain sambil mengatakan sesuatu tentang kecantikannya." Anas kemudian berkata (kepadanya), "Al-Husain lebih mirip dengan Nabi dibandingkan yang lainnya." Anas menambahkan, "Rambutnya (yaitu rambut Al-Husain) diwarnai dengan Wasma (yaitu sejenis tanaman yang digunakan sebagai pewarna)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
