Bab Keutamaan Al-Hassan dan Al-Husain رضى الله عنهما
Shahih
haddatsani muhammadu ibnu alhusayni ibni ibrahima, qala haddatsani husaynu ibnu muhammadin, haddatsana jarirun, an muhammadin, an anasi ibni malikin rdh allah nh utiya ubaydu allahi ibnu ziyadin birasi alhusayni alayhi assalamu fajuila fi thastin, fajaala yankutu, waqala fi husnihi syayan. faqala anasun kana asybahahum birasuli allahi, wakana makhdhuban bialwasmahi.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, "Kepala Al-Husain dibawa kepada 'Ubaidullah bin Ziyad dan diletakkan di dalam sebuah nampan, kemudian Ibn Ziyad mulai bermain dengan tongkat di hidung dan mulut kepala Al-Husain sambil mengatakan sesuatu tentang kecantikannya." Anas kemudian berkata (kepadanya), "Al-Husain lebih mirip dengan Nabi dibandingkan yang lainnya." Anas menambahkan, "Rambutnya (yaitu rambut Al-Husain) diwarnai dengan Wasma (yaitu sejenis tanaman yang digunakan sebagai pewarna)."