Bab Keutamaan Keluarga Rasulullah ﷺ
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ قَزَعَةَ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ دَعَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَاطِمَةَ ابْنَتَهُ فِي شَكْوَاهُ الَّذِي قُبِضَ فِيهَا، فَسَارَّهَا بِشَىْءٍ فَبَكَتْ، ثُمَّ دَعَاهَا فَسَارَّهَا فَضَحِكَتْ، قَالَتْ فَسَأَلْتُهَا عَنْ ذَلِكَ. فَقَالَتْ سَارَّنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرَنِي أَنَّهُ يُقْبَضُ فِي وَجَعِهِ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ فَبَكَيْتُ، ثُمَّ سَارَّنِي فَأَخْبَرَنِي أَنِّي أَوَّلُ أَهْلِ بَيْتِهِ أَتْبَعُهُ فَضَحِكْتُ.
Aisyah berkata: Nabi ﷺ memanggil putrinya Fatimah saat sakit yang menyebabkan beliau wafat, dan memberitahunya sebuah rahasia, sehingga ia menangis. Kemudian beliau memanggilnya lagi dan memberitahunya sebuah rahasia, sehingga ia tertawa. Ketika saya bertanya kepadanya tentang hal itu, ia menjawab, "Nabi ﷺ berbicara kepadaku secara rahasia dan memberitahuku bahwa beliau akan wafat dalam sakit yang menyebabkan beliau wafat, maka saya menangis. Kemudian beliau berbicara kepadaku secara rahasia dan memberitahuku bahwa saya akan menjadi orang pertama dari keluarganya yang mengikutinya (setelah wafatnya), dan karena itu saya tertawa."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
