Bab Apa yang Menutupi Aurat
Shahih
haddatsana ishaqu, qala haddatsana yaqubu ibnu ibrahima, qala haddatsana abnu akhi abni syihabin, an ammihi, qala akhbarani humaydu ibnu abdi arrahmani ibni awfin, anna aba hurayraha, qala baatsani abu bakrin fi tilka alhajjahi fi muaddzinina yawma annahri nuaddzinu biminan an la yahujja bada alami musyrikun, wala yathufa bialbayti uryanun. qala humaydu ibnu abdi arrahmani tsumma ardafa rasulu allahi aliyyan, faamarahu an yuaddzina bibaraaha qala abu hurayraha faaddzana maana aliyyun fi ahli minan yawma annahri la yahujju bada alami musyrikun, wala yathufu bialbayti uryanun.
Dari Abu Hurairah: "Pada Hari Nahr (10 Dzulhijjah, di tahun sebelum Haji terakhir Nabi ﷺ ketika Abu Bakr menjadi pemimpin jemaah haji pada haji itu) Abu Bakr mengutus saya bersama para pengumum untuk Mina untuk membuat pengumuman publik: 'Tidak ada penyembah berhala yang diizinkan untuk melakukan Haji setelah tahun ini dan tidak ada orang telanjang yang diizinkan untuk melakukan Tawaf di sekitar Ka'bah.' Kemudian Rasulullah ﷺ mengutus Ali untuk membacakan Surat Bara'ah (At-Taubah) kepada orang-orang; maka ia mengumumkan bersama kami pada Hari Nahr di Mina: 'Tidak ada penyembah berhala yang diizinkan untuk melakukan Haji setelah tahun ini dan tidak ada orang telanjang yang diizinkan untuk melakukan Tawaf di sekitar Ka'bah.'