Bab Perkataan Nabi: "Seandainya Aku Mengambil Seorang Kekasih"
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا جَامِعُ بْنُ أَبِي رَاشِدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو يَعْلَى، عَنْ مُحَمَّدِ ابْنِ الْحَنَفِيَّةِ، قَالَ قُلْتُ لأَبِي أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ أَبُو بَكْرٍ. قُلْتُ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ عُمَرُ. وَخَشِيتُ أَنْ يَقُولَ عُثْمَانُ قُلْتُ ثُمَّ أَنْتَ قَالَ مَا أَنَا إِلاَّ رَجُلٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ.
Diriwayatkan dari Muhammad bin Al-Hanafiya: Saya bertanya kepada ayahku (Ali bin Abi Talib), "Siapa manusia terbaik setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" Ia menjawab, "Abu Bakar." Saya bertanya, "Kemudian siapa?" Ia menjawab, "Kemudian Umar." Saya khawatir ia akan mengatakan Utsman, maka saya berkata, "Kemudian Anda?" Ia menjawab, "Saya hanyalah seorang biasa di antara orang-orang Muslim."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
