Bab Perkataan Nabi ﷺ "Seandainya Aku Mengambil Seorang Kekasih"
Shahih
haddatsana abdanu, akhbarana abdu allahi, an yunusa, ani azzuhriyyi, qala akhbarani abnu almusayyabi, samia aba hurayraha rdh allah nh qala samitu annabiyya yaqulu " bayna ana naimun raaytuni ala qalibin alayha dalwun, fanazatu minha ma syaa allahu, tsumma akhadzaha abnu abi quhafaha, fanazaa biha dzanuban aw dzanubayni, wafi nazihi dhafun, waallahu yaghfiru lahu dhafahu, tsumma astahalat gharban, faakhadzaha abnu alkhatthabi, falam ara abqariyyan mina annasi yanziu naza umara, hatta dharaba annasu biathanin ".
Dari Abu Hurairah, ia berkata: "Saya mendengar Nabi ﷺ bersabda, 'Ketika saya tidur, saya melihat diri saya berdiri di sebuah sumur, di atasnya terdapat sebuah ember. Saya mengambil air dari sumur itu sebanyak yang Allah kehendaki. Kemudian Ibn Abi Quhafa (yaitu Abu Bakar) mengambil ember itu dari saya dan mengeluarkan satu atau dua ember (air) dan ada kelemahan dalam pengambilan airnya. Semoga Allah mengampuni kelemahannya. Kemudian ember itu berubah menjadi sangat besar dan Ibn Al-Khattab mengambilnya dan saya belum pernah melihat orang yang sekuat dia di antara manusia dalam melakukan pekerjaan keras seperti itu, sampai orang-orang minum sampai puas dan memberi minum unta-unta mereka yang berlutut di sana.'"