Bab Perkataan Allah Ta'ala: Mereka mengenalnya seperti mereka mengenal anak-anak mereka dan sesungguhnya sebagian dari mereka pasti menyembunyikan kebenaran padahal mereka mengetahuinya
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, akhbarana maliku ibnu anasin, an nafiin, an abdi allahi ibni umara rdh allah nhm anna alyahuda, jau ila rasuli allahi fadzakaru lahu anna rajulan minhum wamraahan zanaya faqala lahum rasulu allahi " ma tajiduna fi attawrahi fi syani arrajmi ". faqalu nafdhahuhum wayujladuna. faqala abdu allahi ibnu salamin kadzabtum, inna fiha arrajma. faataw biattawrahi fanasyaruha, fawadhaa ahaduhum yadahu ala ayahi arrajmi, faqaraa ma qablaha wama badaha. faqala lahu abdu allahi ibnu salamin arfa yadaka. farafaa yadahu faidza fiha ayahu arrajmi. faqalu shadaqa ya muhammadu, fiha ayahu arrajmi. faamara bihima rasulu allahi farujima. qala abdu allahi faraaytu arrajula yajnau ala almarahi yaqiha alhijaraha.
Telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Yusuf, ia berkata: "Telah memberitakan kepada kami Malik bin Anas, dari Nafi', dari Abdullah bin Umar bahwa orang-orang Yahudi datang kepada Rasulullah ﷺ dan memberitahukan bahwa seorang laki-laki dan seorang wanita dari mereka telah berzina. Rasulullah ﷺ bertanya kepada mereka: 'Apa yang kalian temukan dalam Taurat tentang hukum rajam?' Mereka menjawab: 'Kami mengumumkan kejahatan mereka dan mencambuk mereka.' Abdullah bin Salam berkata: 'Kalian berbohong; sesungguhnya dalam Taurat ada perintah rajam.' Mereka membawa dan membuka Taurat, dan salah seorang dari mereka meletakkan tangannya di atas ayat rajam dan membaca ayat-ayat sebelum dan sesudahnya. Abdullah bin Salam berkata: 'Angkat tanganmu.' Ketika dia mengangkat tangannya, ternyata di situ ada ayat rajam. Mereka berkata: 'Muhammad benar; dalam Taurat ada ayat rajam.' Rasulullah ﷺ kemudian memerintahkan agar keduanya dirajam. Abdullah bin Umar berkata: 'Saya melihat laki-laki itu berlindung di atas wanita untuk melindunginya dari batu.'"