Bab Jika Seorang Junub Khawatir Terhadap Penyakit atau Kematian atau Khawatir Terhadap Haus, Maka Ia Boleh Tayammum
HR. Al-Bukhari no. 345Shahih
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ ـ هُوَ غُنْدَرٌ ـ عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، قَالَ قَالَ أَبُو مُوسَى لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ إِذَا لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ لاَ يُصَلِّي. قَالَ عَبْدُ اللَّهِ لَوْ رَخَّصْتُ لَهُمْ فِي هَذَا، كَانَ إِذَا وَجَدَ أَحَدُهُمُ الْبَرْدَ قَالَ هَكَذَا ـ يَعْنِي تَيَمَّمَ وَصَلَّى ـ قَالَ قُلْتُ فَأَيْنَ قَوْلُ عَمَّارٍ لِعُمَرَ قَالَ إِنِّي لَمْ أَرَ عُمَرَ قَنِعَ بِقَوْلِ عَمَّارٍ.
Cara baca (latin)
haddatsana bisyru ibnu khalidin, qala haddatsana muhammadun huwa ghundarun an syubaha, an sulaymana, an abi wailin, qala qala abu musa liabdi allahi ibni masudin idza lam yajidi almaa la yushalli. qala abdu allahi law rakkhashtu lahum fi hadza, kana idza wajada ahaduhumu albarda qala hakadza yani tayammama washalla qala qultu faayna qawlu ammarin liumara qala inni lam ara umara qania biqawli ammarin.
Telah menceritakan kepada kami Bisyru bin Khalid, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad - dia adalah Gundar - dari Syu'bah, dari Sulaiman, dari Abu Wail, ia berkata: Abu Musa berkata kepada Abdullah bin Mas'ud, "Jika seseorang tidak menemukan air (untuk berwudhu) bolehkah ia meninggalkan shalat?" Abdullah menjawab, "Jika kamu memberi izin untuk melakukan tayammum, mereka akan melakukan tayammum meskipun air tersedia jika salah satu dari mereka menemukan air itu dingin." Abu Musa berkata, "Bagaimana dengan pernyataan Ammar kepada Umar?" Abdullah menjawab, "Umar tidak puas dengan pernyataannya."