Bab: Dan sebutkan dalam kitab Maryam ketika ia menjauh dari keluarganya
Shahih
haddatsana ahmadu ibnu muhammadin almakkiyyu, qala samitu ibrahima ibna sadin, qala haddatsani azzuhriyyu, an salimin, an abihi,, qala la waallahi ma qala annabiyyu liisa ahmaru, walakin qala " baynama ana naimun athufu bialkabahi, faidza rajulun adamu sabthu assyaari, yuhada bayna rajulayni, yanthifu rasuhu maan aw yuharaqu rasuhu maan faqultu man hadza qalu abnu maryama, fadzahabtu altafitu, faidza rajulun ahmaru jasimun, jadu arrasi, awaru aynihi alyumna, kaanna aynahu inabahun thafiyahun. qultu man hadza qalu hadza addajjalu. waaqrabu annasi bihi syabahan abnu qathanin ". qala azzuhriyyu rajulun min khuzaaha halaka fi aljahiliyyahi.
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad Al-Makki, ia berkata: "Aku mendengar Ibrahim bin Sa'd, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya, ia berkata: "Demi Allah, Nabi ﷺ tidak mengatakan bahwa Isa berkulit merah, tetapi beliau berkata: 'Ketika aku tidur dan mengelilingi Ka'bah, tiba-tiba aku melihat seorang lelaki berkulit coklat dan berambut keriting, berjalan di antara dua orang, dan air menetes dari kepalanya. Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Mereka menjawab, 'Dia adalah putra Maryam.' Kemudian aku menoleh ke belakang dan melihat seorang lelaki berkulit merah, gemuk, berambut keriting, buta di mata kanannya yang tampak seperti anggur yang menonjol. Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Mereka menjawab, 'Ini adalah Dajjal.' Orang yang paling mirip dengannya di antara manusia adalah Ibn Qatan." Az-Zuhri berkata, "Dia (yaitu Ibn Qatan) adalah seorang lelaki dari suku Khuza'ah yang meninggal di masa jahiliyah."