Penjelasan Hadits Bukhari No. 3439 tentang Ciri-ciri Dajjal dan gambaran Nabi Isa

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan dua hal besar: (1) Allah ﷻ Mahasempurna dan tidak memiliki cacat sedikit pun, berbeda dengan makhluk; dan (2) ciri-ciri Dajjal yang jelas, yaitu buta mata kanan seperti anggur menonjol, sebagai tanda agar kaum muslimin mengenali dan berhati-hati. Nabi ﷺ juga diberi mimpi melihat Nabi Isa عليه السلام dan Dajjal saat tawaf di Ka'bah, sebagai penguat dan peringatan bagi umat.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an terkait:

QS. Al-Kahf [18]: 39

وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

"Dan mengapa ketika engkau masuk ke kebunmu engkau tidak mengatakan: 'Maa syaa Allah, laa quwwata illa billah' (Apa yang Allah kehendaki, tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)."

QS. Al-Anbiya' [21]: 87

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya. Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: 'Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.'"

Hadits terkait dari kitab shahih:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab Hadits-hadits Para Nabi, Bab firman Allah "Ważkur fil-kitābi Maryam iżintabażat min ahlihā". Perawi sahabat: Abdullah bin Umar رضي الله عنهما, melalui jalur Nafi' (mantan budak Ibnu Umar).

Hadits serupa juga diriwayatkan Imam Muslim bin Al-Hajjaj dalam Shahih Muslim dari Ibnu Umar, dan Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnad-nya.

Kaitan dengan ulama:

  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan dalil tegas bahwa Allah tidak memiliki sifat kekurangan, dan Dajjal adalah makhluk yang cacat sebagai tanda kebatilannya.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menegaskan bahwa penyebutan "Allah tidak buta sebelah" adalah bantahan terhadap klaim-klaim sesat yang menyerupakan Allah dengan makhluk.
  • Ibnu Katsir dalam An-Nihayah fil Fitan dan tafsirnya menjelaskan panjang lebar tentang fitnah Dajjal dan ciri-cirinya.

Penjelasan Rinci

1. Tauhid: Allah Mahasempurna, Tidak Ada Cacat

Sabda Nabi ﷺ: "إِنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ" — "Sesungguhnya Allah tidak buta sebelah." Ini adalah penetapan kesempurnaan Allah dan bantahan terhadap siapa pun yang menyerupakan Allah dengan makhluk. Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan dalam Fathul Bari bahwa kalimat ini disebutkan sebagai pembanding: Dajjal memiliki cacat (buta), sedangkan Allah Mahasuci dari segala cacat. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir As-Sa'di menegaskan bahwa Allah Mahasempurna dalam segala sifat-Nya, tidak ada kekurangan sedikit pun.

2. Ciri-Ciri Dajjal

Nabi ﷺ menyebutkan ciri utama Dajjal: "أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُمْنَى، كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ" — "Buta mata kanannya, seolah-olah matanya seperti anggur yang menonjol."

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa mata Dajjal buta total (bukan sekadar lemah), dan bentuknya menonjol seperti buah anggur yang mengapung. Imam an-Nawawi menambahkan bahwa ciri ini adalah tanda paling jelas yang disebutkan Nabi ﷺ agar umat Islam dapat mengenali Dajjal dan tidak tertipu.

3. Mimpi Nabi ﷺ Melihat Nabi Isa dan Dajjal

Nabi ﷺ melihat dalam mimpi di dekat Ka'bah:

  • Nabi Isa bin Maryam عليه السلام: berkulit coklat kemerahan, rambut panjang hingga bahu, rambut basah, air menetes dari kepala, kedua tangan di atas bahu dua orang, sedang tawaf.
  • Dajjal: di belakangnya, berambut keriting, buta mata kanan, mirip Ibnu Qatan, kedua tangan di atas bahu seorang laki-laki, sedang tawaf.

Ibnu Katsir dalam An-Nihayah fil Fitan menjelaskan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu, sehingga penglihatan ini adalah kabar benar tentang keadaan Nabi Isa dan Dajjal. Ibnu Hajar menyebutkan bahwa penyebutan "di belakangnya" menunjukkan Dajjal mengikuti jejak Nabi Isa, namun kebatilan pasti kalah.

4. Perbedaan Pendapat di Antara Ulama

Para ulama berbeda pendapat tentang siapa "Ibnu Qatan" yang disebut dalam hadits. Ibnu Hajar menyebutkan beberapa pendapat: ada yang mengatakan ia adalah seorang munafik terkenal, ada yang mengatakan ia adalah laki-laki dari Khazraj. Namun yang jelas, penyebutan ini hanya untuk menggambarkan kemiripan fisik, bukan pujian.

5. Pelajaran Tauhid dan Peringatan

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin menegaskan bahwa hadits ini mengajarkan dua hal: pertama, mengenal Allah dengan sifat kesempurnaan-Nya; kedua, mengenal musuh Allah (Dajjal) dengan ciri-cirinya agar kita waspada. Syaikh Abdul Aziz bin Baz dalam fatwa-fatwanya menekankan pentingnya menghafal ciri-ciri Dajjal dan berlindung kepada Allah dari fitnahnya, terutama dengan menghafal awal dan akhir surat Al-Kahf.

Story Telling

Kisah Ibnu Umar dan Hadits Dajjal

Abdullah bin Umar رضي الله عنهما, sahabat Nabi ﷺ yang mulia, adalah salah satu sahabat yang paling semangat meriwayatkan hadits tentang fitnah Dajjal. Suatu hari, beliau menyampaikan kepada muridnya Nafi' — sebagaimana disebutkan dalam hadits ini — bahwa Nabi ﷺ pernah berdiri di tengah-tengah manusia dan menyebutkan tentang Al-Masih Dajjal.

Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak buta sebelah, ketahuilah bahwa Al-Masih Dajjal buta di mata kanan..."

Ibnu Umar sangat perhatian dengan hadits ini karena menyangkut keselamatan umat. Beliau meriwayatkannya dengan penuh amanah, bahkan menyebutkan detail mimpi Nabi ﷺ yang melihat Nabi Isa dan Dajjal di Ka'bah.

Hikmah: Para sahabat seperti Ibnu Umar sangat menjaga hadits Nabi ﷺ dan menyampaikannya dengan teliti. Mereka memahami bahwa mengenal Dajjal adalah bagian dari iman, karena Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mendengar tentang Dajjal, hendaklah ia menjauh darinya." (HR. Abu Dawud, dari Imran bin Hushain).

Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya tentang Dajjal, dan beliau menjawab dengan panjang lebar berdasarkan hadits-hadits shahih, menunjukkan betapa pentingnya masalah ini dalam aqidah.

Kesimpulan Praktis

  1. Mengenal Allah dengan sifat kesempurnaan-Nya — Allah tidak memiliki cacat, berbeda dengan makhluk. Ini adalah inti tauhid.
  2. Mengenal ciri-ciri Dajjal — Buta mata kanan seperti anggur menonjol. Ini tanda utama yang harus kita ketahui.
  3. Berlindung kepada Allah dari fitnah Dajjal — Bacalah doa: "اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ" (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-Masih Dajjal).
  4. Menghafal surat Al-Kahf — Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahf, ia akan terlindungi dari Dajjal." (HR. Muslim, dari Abu Darda').
  5. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ — Mimpi Nabi ﷺ adalah wahyu, dan apa yang beliau sampaikan tentang Dajjal adalah kebenaran yang harus kita imani.
  6. Tidak takut berlebihan, tetapi waspada — Kita tidak boleh ghuluw (berlebihan) dalam membicarakan Dajjal, tetapi juga tidak boleh meremehkan peringatan Nabi ﷺ.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?