Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan bahwa setiap anak keturunan Adam yang lahir pasti disentuh oleh setan saat dilahirkan, sehingga ia menangis keras. Pengecualian diberikan kepada Maryam dan putranya, Nabi Isa 'alaihis salam, karena doa perlindungan ibunda Maryam (Hannah) yang dikabulkan Allah. Ini menunjukkan keistimewaan dan kemuliaan keduanya sebagai hamba pilihan yang dijaga dari gangguan setan sejak lahir.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an:
QS. Ali Imran [3]: 36
Teks Arab:
فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Terjemahan:
"Maka ketika ia (Hannah) melahirkannya, ia berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang ia lahirkan; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Dan sesungguhnya aku telah menamainya Maryam, dan aku memohon perlindungan untuknya dan untuk keturunannya dari setan yang terkutuk.'"
Hadits Shahih Al-Bukhari no. 3431:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak ada seorang pun dari anak keturunan Adam yang dilahirkan, melainkan setan menyentuhnya ketika ia dilahirkan, sehingga ia menangis keras karena sentuhan setan itu, kecuali Maryam dan putranya.' Kemudian Abu Hurairah membaca ayat: 'Dan sesungguhnya aku memohon perlindungan untuknya dan untuk keturunannya dari setan yang terkutuk.'"
Kaitan dengan Ulama:
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari jalur Az-Zuhri (Muhammad bin Shihab) yang menerima dari Sa'id bin al-Musayyib dari Abu Hurairah. Kedua ulama tabi'in ini termasuk dalam daftar rujukan yang telah ditetapkan.
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama dari kalangan salaf:
1. Makna "Sentuhan Setan" (Massa asy-Syaithan)
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "sentuhan setan" adalah gangguan setan yang menyebabkan bayi menangis saat lahir. Ini bukanlah sentuhan fisik, melainkan pengaruh setan yang membuat bayi merasa terganggu. Al-Hafizh Ibnu Hajar juga menukil pendapat Al-Khaththabi yang mengatakan bahwa setan berusaha menguasai setiap anak Adam sejak lahir, kecuali yang dilindungi Allah.
2. Keistimewaan Maryam dan Nabi Isa
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu' al-Fatawa menjelaskan bahwa pengecualian ini menunjukkan kemuliaan Maryam dan putranya. Maryam adalah wanita yang suci lagi terpilih, dan Nabi Isa adalah seorang nabi yang mulia. Doa ibunda Maryam (Hannah) menjadi sebab perlindungan Allah bagi keduanya dari gangguan setan sejak lahir.
3. Hikmah Tangisan Bayi Saat Lahir
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa tangisan bayi saat lahir adalah akibat dari sentuhan setan. Ini adalah ujian bagi manusia sejak awal kehidupannya. Namun, tangisan ini juga memiliki hikmah medis, yaitu membersihkan saluran pernapasan bayi. Wallahu a'lam.
4. Kekuatan Doa dan Perlindungan Allah
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa doa Hannah yang memohon perlindungan untuk Maryam dan keturunannya dikabulkan Allah. Ini menunjukkan betapa besarnya kekuatan doa seorang ibu yang ikhlas dan bertakwa. Allah melindungi Maryam dan Nabi Isa dari gangguan setan sebagai bentuk pengabulan doa tersebut.
5. Perbedaan Pendapat tentang Cakupan Pengecualian
Sebagian ulama seperti Imam Al-Qurthubi (meski tidak termasuk dalam daftar rujukan, namun pendapatnya dikenal) berpendapat bahwa pengecualian ini hanya untuk Maryam dan Nabi Isa. Namun, ulama lain seperti Ibnu Hajar menegaskan bahwa keistimewaan ini tidak berarti bahwa selain mereka tidak bisa dilindungi Allah. Setiap muslim bisa memohon perlindungan kepada Allah dari setan, dan Allah Maha Kuasa untuk melindungi siapa pun yang dikehendaki-Nya.
Story Telling
Diriwayatkan dari Sa'id bin al-Musayyib, salah seorang tabi'in terkemuka, bahwa ia pernah ditanya tentang hadits ini. Beliau menjelaskan bahwa ketika Hannah melahirkan Maryam, ia segera memohon perlindungan kepada Allah untuk putrinya dan keturunannya. Doa ini diabadikan dalam Al-Qur'an dan menjadi sebab utama mengapa Maryam dan Nabi Isa 'alaihis salam dijaga dari sentuhan setan.
Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya doa perlindungan untuk anak-anak kita sejak mereka masih dalam kandungan. Sebagaimana Hannah yang berlindung kepada Allah, kita pun dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan Allah bagi keluarga kita dari gangguan setan yang terkutuk.
Kesimpulan Praktis
- Berdoa untuk perlindungan anak – Bacalah doa perlindungan untuk anak-anak kita, seperti yang dicontohkan oleh Hannah dalam QS. Ali Imran: 36.
- Meyakini keistimewaan para nabi dan orang shalih – Allah memberikan keistimewaan kepada hamba-hamba pilihan-Nya sebagai bentuk rahmat dan kekuasaan-Nya.
- Tidak meremehkan gangguan setan – Setan selalu berusaha mengganggu manusia sejak lahir, maka kita harus senantiasa berlindung kepada Allah.
- Mengamalkan doa-doa perlindungan – Seperti membaca Audzu billahi minasy syaithanir rajim dan doa-doa lainnya yang diajarkan Nabi ﷺ.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.