Shahih Al-Bukhari · Kitab Hadits Para Nabi · No. 3429

Bab Perkataan Allah Ta'ala: Dan Sesungguhnya Kami telah memberikan Luqman Hikmah...

Shahih

حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ، أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ لَمَّا نَزَلَتِ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ شَقَّ ذَلِكَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ، فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّنَا لاَ يَظْلِمُ نَفْسَهُ قَالَ " لَيْسَ ذَلِكَ، إِنَّمَا هُوَ الشِّرْكُ، أَلَمْ تَسْمَعُوا مَا قَالَ لُقْمَانُ لاِبْنِهِ وَهْوَ يَعِظُهُ يَا بُنَىَّ لاَ تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ ".

haddatsani ishaqu, akhbarana isa ibnu yunusa, haddatsana alamasyu, an ibrahima, an alqamaha, an abdi allahi rdh allah nh qala lamma nazalati adzina amanu walam yalbisu imanahum bizhulmin syaqqa dzalika ala almuslimina, faqalu ya rasula allahi, ayyuna la yazhlimu nafsahu qala " laysa dzalika, innama huwa assyirku, alam tasmau ma qala luqmanu libnihi wahwa yaizhuhu ya ibunaa la tusyrik biallahi inna assyirka lazhulmun azhimun ".

Dari Abdullah: Ketika ayat: 'Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur iman mereka dengan kezaliman.' diturunkan, para Muslim merasa sangat berat dan berkata, 'Wahai Rasulullah! Siapa di antara kami yang tidak menzalimi dirinya sendiri?' Dia menjawab, 'Ayat ini tidak bermakna demikian. Namun yang dimaksud dengan kezaliman adalah menyekutukan Allah: Tidakkah kalian mendengar apa yang dikatakan Luqman kepada putranya ketika ia menasihatinya, 'Wahai anakku! Janganlah kamu menyekutukan Allah. Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah kezaliman yang besar.'

Penjelasan