Bab Perkataan Allah Ta'ala: Dan Allah menjadikan Ibrahim sebagai teman akrab
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ لَمَّا نَزَلَتِ {الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ} قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّنَا لاَ يَظْلِمُ نَفْسَهُ قَالَ " لَيْسَ كَمَا تَقُولُونَ {لَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ} بِشِرْكٍ، أَوَلَمْ تَسْمَعُوا إِلَى قَوْلِ لُقْمَانَ لاِبْنِهِ {يَا بُنَىَّ لاَ تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ }".
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh bin Ghiyats, telah menceritakan kepada kami Ayah, telah menceritakan kepada kami Al-A'mash, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah r.a. ia berkata: Ketika ayat: {Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman} (6:83) diturunkan, kami berkata: "Wahai Rasulullah, siapa di antara kami yang tidak menzalimi dirinya sendiri?" Beliau menjawab: "Bukan seperti yang kalian katakan, karena 'kezaliman' dalam ayat tersebut dan 'tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman' berarti 'syirik'. Tidakkah kalian mendengar perkataan Luqman kepada anaknya: {Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu adalah kezaliman yang besar} (31:13).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
