Bab Jika Salah Seorang di Antara Kalian Mengatakan Amin. Dan Para Malaikat di Langit, Maka Jika Salah Satu dari Mereka Bertepatan, Maka Diampuni Apa yang Telah Berlalu dari Dosanya
Shahih
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ هِلاَلِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " إِنَّ أَحَدَكُمْ فِي صَلاَةٍ مَا دَامَتِ الصَّلاَةُ تَحْبِسُهُ، وَالْمَلاَئِكَةُ تَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ. مَا لَمْ يَقُمْ مِنْ صَلاَتِهِ أَوْ يُحْدِثْ ".
Diriwayatkan dari Abu Huraira: Nabi ﷺ bersabda, "Selama salah seorang di antara kalian menunggu shalat, dia dianggap sedang shalat, dan para malaikat berkata, 'Ya Allah! Kasihanilah dia dan ampunilah dia', (dan terus mengatakannya) kecuali jika dia meninggalkan tempat shalatnya atau berhadats (yaitu membatalkan wudhu)."