Shahih Al-Bukhari · Kitab Jizyah dan Perjanjian · No. 3175

Bab Apakah Dihapuskan dari Dhimmi Jika Ia Melakukan Sihir

Shahih

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ سُحِرَ حَتَّى كَانَ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ صَنَعَ شَيْئًا وَلَمْ يَصْنَعْهُ‏.‏

Aisyah berkata: "Suatu ketika Nabi ﷺ terkena sihir sehingga ia mulai membayangkan bahwa ia telah melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ia lakukan."