Bab Bagaimana Islam Diajarkan kepada Anak
قَالَ ابْنُ عُمَرَ انْطَلَقَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَأُبَىُّ بْنُ كَعْبٍ يَأْتِيَانِ النَّخْلَ الَّذِي فِيهِ ابْنُ صَيَّادٍ، حَتَّى إِذَا دَخَلَ النَّخْلَ طَفِقَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَّقِي بِجُذُوعِ النَّخْلِ وَهْوَ يَخْتِلُ ابْنَ صَيَّادٍ أَنْ يَسْمَعَ مِنِ ابْنِ صَيَّادٍ شَيْئًا قَبْلَ أَنْ يَرَاهُ، وَابْنُ صَيَّادٍ مُضْطَجِعٌ عَلَى فِرَاشِهِ فِي قَطِيفَةٍ لَهُ فِيهَا رَمْزَةٌ، فَرَأَتْ أُمُّ ابْنِ صَيَّادٍ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَهْوَ يَتَّقِي بِجُذُوعِ النَّخْلِ، فَقَالَتْ لاِبْنِ صَيَّادٍ أَىْ صَافِ ـ وَهْوَ اسْمُهُ ـ فَثَارَ ابْنُ صَيَّادٍ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " لَوْ تَرَكَتْهُ بَيَّنَ ". وَقَالَ سَالِمٌ قَالَ ابْنُ عُمَرَ ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي النَّاسِ فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ ذَكَرَ الدَّجَّالَ فَقَالَ " إِنِّي أُنْذِرُكُمُوهُ، وَمَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ قَدْ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ، لَقَدْ أَنْذَرَهُ نُوحٌ قَوْمَهُ، وَلَكِنْ سَأَقُولُ لَكُمْ فِيهِ قَوْلاً لَمْ يَقُلْهُ نَبِيٌّ لِقَوْمِهِ، تَعْلَمُونَ أَنَّهُ أَعْوَرُ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ ".
Diriwayatkan dari Ibn Umar: (Kemudian) Rasulullah (ﷺ) pergi bersama Ubai bin Ka'b ke kebun kurma tempat Ibn Sayyad tinggal. Ketika Nabi memasuki kebun, beliau mulai bersembunyi di balik batang-batang pohon kurma karena ingin mendengar sesuatu dari Ibn Sayyad sebelum yang terakhir melihatnya. Ibn Sayyad sedang berbaring di tempat tidurnya, tertutup dengan kain beludru dari mana terdengar bisikannya. Ibu Ibn Sayyad melihat Nabi (ﷺ) saat beliau bersembunyi di balik batang-batang pohon kurma. Ia berkata kepada Ibn Sayyad, "Wahai Saf!" (Dan ini adalah namanya). Ibn Sayyad bangkit. Nabi (ﷺ) berkata, "Seandainya wanita ini membiarkannya, dia akan mengungkapkan kenyataan tentang dirinya." Kemudian Nabi (ﷺ) berdiri di hadapan orang-orang, memuji Allah sesuai dengan yang layak bagi-Nya, lalu menyebutkan Al-Dajjal, seraya berkata, "Aku memperingatkan kalian tentangnya (yaitu Al-Dajjal) dan tidak ada nabi yang tidak memperingatkan kaumnya tentangnya, dan Nuh telah memperingatkan kaumnya tentangnya, tetapi aku akan memberitahukan kalian sebuah pernyataan yang tidak dikatakan oleh nabi kepada kaumnya. Kalian harus memahami bahwa dia adalah seorang yang satu mata dan Allah tidak satu mata."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
