Bab Keutamaan Pelayanan dalam Perang
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ صَحِبْتُ جَرِيرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، فَكَانَ يَخْدُمُنِي. وَهْوَ أَكْبَرُ مِنْ أَنَسٍ قَالَ جَرِيرٌ إِنِّي رَأَيْتُ الأَنْصَارَ يَصْنَعُونَ شَيْئًا لاَ أَجِدُ أَحَدًا مِنْهُمْ إِلاَّ أَكْرَمْتُهُ.
Diriwayatkan dari Anas: Saya berada dalam perjalanan bersama Jabir bin Abdullah dan dia biasa melayani saya meskipun dia lebih tua dari saya. Jarir berkata, "Saya melihat orang-orang Ansar melakukan sesuatu (yaitu menunjukkan penghormatan yang besar kepada Nabi (صلى الله عليه وسلم)) untuk itu saya bersumpah bahwa setiap kali saya bertemu dengan salah satu dari mereka, saya akan melayani mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
