Bab Kuda Putih Nabi SAW
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ سُفْيَانَ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا أَبَا عُمَارَةَ وَلَّيْتُمْ يَوْمَ حُنَيْنٍ قَالَ لاَ، وَاللَّهِ مَا وَلَّى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَلَكِنْ وَلَّى سَرَعَانُ النَّاسِ، فَلَقِيَهُمْ هَوَازِنُ بِالنَّبْلِ وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى بَغْلَتِهِ الْبَيْضَاءِ، وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ آخِذٌ بِلِجَامِهَا، وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " أَنَا النَّبِيُّ لاَ كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ"
Dari Al-Bara, bahwa seorang laki-laki bertanya kepadanya, "Wahai Abu 'Umara! Apakah kamu melarikan diri pada hari (pertempuran) Hunain?" Dia menjawab, "Tidak, demi Allah, Nabi (ﷺ) tidak melarikan diri tetapi orang-orang yang terburu-buru melarikan diri dan orang-orang dari suku Hawazin menyerang mereka dengan panah, sementara Nabi (ﷺ) sedang menunggangi kuda putihnya dan Abu Sufyan bin Al-Harith memegang kendalinya, dan Nabi (ﷺ) berkata, 'Aku adalah Nabi (ﷺ) yang sebenarnya, aku adalah putra Abdul Muttalib.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
