Bab Firman Allah Ta'ala: Di antara orang-orang beriman ada lelaki yang menepati janji mereka kepada Allah
Shahih
haddatsana muhammadu ibnu saidin alkhuzaiyyu, haddatsana abdu alala, an humaydin, qala saaltu anasan. haddatsana amru ibnu zuraraha, haddatsana ziyadun, qala haddatsani humaydun atthawilu, an anasin rdh allah nh qala ghaba ammi anasu ibnu annadhri an qitali badrin faqala ya rasula allahi, ghibtu an awwali qitalin qatalta almusyrikina, laini allahu asyhadani qitala almusyrikina layarayanna allahu ma ashnau, falamma kana yawmu uhudin wankasyafa almuslimuna qala " allahumma inni atadziru ilayka mimma shanaa haulai yani ashhabahu waabrau ilayka mimma shanaa haulai " yani almusyrikina tsumma taqaddama, fastaqbalahu sadu ibnu muadzin, faqala ya sadu ibna muadzin, aljannaha, warabbi annadhri inni ajidu rihaha min duni uhudin. qala sadun fama astathatu ya rasula allahi ma shanaa. qala anasun fawajadna bihi bidhan watsamanina dharbahan biassayfi aw thanahan birumhin aw ramyahan bisahmin, wawajadnahu qad qutila waqad mattsala bihi almusyrikuna, fama arafahu ahadun ila ukhtuhu bibananihi. qala anasun kunna nara aw nazhunnu anna hadzihi alayaha nazalat fihi wafi asybahihi mina almuminina rijalun shadaqu ma ahadu allaha alayhi ila akhiri alayahi. waqala inna ukhtahu waha tusamma arrubayyia kasarat tsaniyyaha amraahin faamara rasulu allahi bialqishashi, faqala anasun ya rasula allahi, waadzi baatsaka bialhaqqi la tuksaru tsaniyyatuha. faradhu bialarsyi wataraku alqishasha, faqala rasulu allahi " inna min ibadi allahi man law aqsama ala allahi labarrahu ".
Diriwayatkan dari Anas: Paman saya, Anas bin An-Nadr, tidak hadir dalam Perang Badar. Ia berkata, "Wahai Rasulullah! Saya tidak hadir dalam pertempuran pertama yang Engkau lakukan melawan orang-orang musyrik. Demi Allah, jika Allah memberikan saya kesempatan untuk melawan orang-orang musyrik, pasti Allah akan melihat bagaimana saya berperang." Pada hari Uhud ketika kaum Muslimin berpaling dan melarikan diri, ia berkata, "Ya Allah! Saya minta maaf kepada-Mu atas apa yang telah dilakukan oleh mereka (yaitu sahabat-sahabatnya), dan saya membebaskan diri dari apa yang telah dilakukan oleh mereka (yaitu orang-orang musyrik)." Kemudian ia maju dan Sa'ad bin Mu'adz menemuinya. Ia berkata, "Wahai Sa'ad bin Mu'adz! Demi Tuhan An-Nadr, Surga! Saya mencium aroma Surga yang datang dari arah Uhud." Kemudian Sa'ad berkata, "Wahai Rasulullah! Saya tidak bisa melakukan apa yang ia (yaitu Anas bin An-Nadr) lakukan." Kami menemukan lebih dari delapan puluh luka oleh pedang dan anak panah di tubuhnya. Kami menemukan dia sudah mati dan tubuhnya sangat dicabik-cabik sehingga tidak ada yang mengenalinya kecuali saudarinya dengan jari-jarinya." Kami biasa berpikir bahwa ayat berikut diturunkan mengenai dia dan orang-orang sepertinya: "Di antara orang-orang beriman ada lelaki yang menepati janji mereka kepada Allah..." (33:23) Saudarinya Ar-Rubbaya' mematahkan gigi depan seorang wanita dan Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk melakukan qisas. Anas (bin An-Nadr) berkata, "Wahai Rasulullah! Demi Dia yang mengutusmu dengan kebenaran, gigi saudariku tidak akan dipatahkan." Kemudian pihak lawan saudarinya Anas menerima kompensasi dan melepaskan tuntutan qisas. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada yang jika bersumpah kepada Allah, maka Allah akan memenuhi sumpahnya."