Shahih Al-Bukhari · Kitab Wasiat · No. 2773

Bab Wakaf untuk Kaya dan Miskin serta Tamu

Shahih

حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ عُمَرَ، رضى الله عنه وَجَدَ مَالاً بِخَيْبَرَ، فَأَتَى النَّبِيَّ ﷺ فَأَخْبَرَهُ، قَالَ " إِنْ شِئْتَ تَصَدَّقْتَ بِهَا ". فَتَصَدَّقَ بِهَا فِي الْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَذِي الْقُرْبَى وَالضَّيْفِ.

haddatsana abu ashimin, haddatsana abnu awnin, an nafiin, ani abni umara, anna umara, rdh allah nh wajada malan bikhaybara, faata annabiyya faakhbarahu, qala " in syita tashaddaqta biha ". fatashaddaqa biha fi alfuqarai waalmasakini wadzi alqurba waaddhayfi.

Dari Ibn 'Umar, bahwa 'Umar, semoga Allah meridhainya, menemukan harta di Khaibar, lalu ia datang kepada Nabi ﷺ dan memberitahukan hal itu. Nabi bersabda, "Jika Anda mau, Anda bisa memberikannya sebagai sedekah." Maka 'Umar memberikannya sebagai sedekah (yakni sebagai wakaf) yang hasilnya digunakan untuk orang-orang miskin, orang-orang yang membutuhkan, kerabat, dan tamu.

Penjelasan