Bab Wakaf untuk Kaya dan Miskin serta Tamu
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ عُمَرَ، رضى الله عنه وَجَدَ مَالاً بِخَيْبَرَ، فَأَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَأَخْبَرَهُ، قَالَ " إِنْ شِئْتَ تَصَدَّقْتَ بِهَا ". فَتَصَدَّقَ بِهَا فِي الْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَذِي الْقُرْبَى وَالضَّيْفِ.
Dari Ibn 'Umar, bahwa 'Umar, semoga Allah meridhainya, menemukan harta di Khaibar, lalu ia datang kepada Nabi (ﷺ) dan memberitahukan hal itu. Nabi bersabda, "Jika Anda mau, Anda bisa memberikannya sebagai sedekah." Maka 'Umar memberikannya sebagai sedekah (yakni sebagai wakaf) yang hasilnya digunakan untuk orang-orang miskin, orang-orang yang membutuhkan, kerabat, dan tamu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
