Bab Perkataan Allah Ta'ala: Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: Memperbaiki keadaan mereka adalah yang terbaik. Dan jika kamu mencampuri mereka, maka mereka adalah saudaramu. Dan Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dari orang yang berbuat baik. Dan jika Allah menghendaki, niscaya Dia akan menyusahkan kamu. Sesungguhnya Allah Mahakuasa lagi Mahabijaksana.
وَقَالَ لَنَا سُلَيْمَانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، قَالَ مَا رَدَّ ابْنُ عُمَرَ عَلَى أَحَدٍ وَصِيَّةً. وَكَانَ ابْنُ سِيرِينَ أَحَبَّ الأَشْيَاءِ إِلَيْهِ فِي مَالِ الْيَتِيمِ أَنْ يَجْتَمِعَ إِلَيْهِ نُصَحَاؤُهُ وَأَوْلِيَاؤُهُ فَيَنْظُرُوا الَّذِي هُوَ خَيْرٌ لَهُ. وَكَانَ طَاوُسٌ إِذَا سُئِلَ عَنْ شَىْءٍ مِنْ أَمْرِ الْيَتَامَى قَرَأَ {وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ}. وَقَالَ عَطَاءٌ فِي يَتَامَى الصَّغِيرُ وَالْكَبِيرُ يُنْفِقُ الْوَلِيُّ عَلَى كُلِّ إِنْسَانٍ بِقَدْرِهِ مِنْ حِصَّتِهِ.
Nafi' berkata: "Ibn 'Umar tidak pernah menolak untuk diangkat sebagai wali. Hal yang paling dicintai Ibn Sirin mengenai harta anak yatim adalah agar penasihat dan wali anak yatim berkumpul untuk memutuskan apa yang terbaik baginya. Ketika Tawus ditanya tentang sesuatu yang berkaitan dengan urusan anak yatim, ia akan membaca: '...Dan Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dari orang yang berbuat baik...' (QS 2:220). 'Ata berkata tentang beberapa anak yatim, "Wali harus memberikan nafkah kepada anak yatim yang kecil dan besar sesuai dengan kebutuhan mereka dari bagian mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
