Bab Apa yang Disunnahkan bagi Orang yang Meninggal Mendadak untuk Bersedekah atasnya dan Menunaikan Nadzar untuk Orang yang Meninggal
HR. Al-Bukhari no. 2761Shahih
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ ـ رضى الله عنه ـ اسْتَفْتَى رَسُولَ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا نَذْرٌ. فَقَالَ " اقْضِهِ عَنْهَا ".
Cara baca (latin)
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, akhbarana malikun, ani abni syihabin, an ubaydi allahi ibni abdi allahi, ani abni abbasin rdh allah nhm anna sada ibna ubadaha rdh allah nh astafta rasula allahi faqala inna ummi matat waalayha nadzrun. faqala " aqdhihi anha ".
Dari Ibn Abbas: Sa'd bin Ubada berkonsultasi dengan Rasulullah ﷺ dan berkata, "Ibuku telah meninggal dan dia memiliki nadzar yang belum terpenuhi." Rasulullah ﷺ bersabda, "Tunaikanlah nadzar itu atas namanya."
Belajar nahwu 3 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Tunaikanlah nadzar itu atas namanya.
Analisis dibantu AI.