Bab Jika Anda Menginginkan, Saya Akan Mengusir Anda
Shahih
haddatsana abu ahmada, haddatsana muhammadu ibnu yahya abu ghassana alkinaniyyu, akhbarana malikun, an nafiin, ani abni umara rdh allah nhm qala lamma fadaa ahlu khaybara abda allahi ibna umara, qama umaru khathiban faqala inna rasula allahi kana amala yahuda khaybara ala amwaalhim, waqala " nuqirrukum ma aqarrakumu allahu ". wainna abda allahi ibna umara kharaja ila malihi hunaka faudiya alayhi mina allayli, fafudiat yadahu warijlahu, walaysa lana hunaka aduwwun ghayruhum, hum aduwwuna watuhamatuna, waqad raaytu ijlaahum, falamma ajmaa umaru ala dzalika atahu ahadu ibani abi alhuqayqi, faqala ya amira almuminina, atukhrijuna waqad aqarrana muhammadun waamalana ala alamwali, wasyaratha dzalika lana faqala umaru azhananta anni nasitu qawla rasuli allahi " kayfa bika idza ukhrijta min khaybara tadu bika qalushuka, laylahan bada laylahin ". faqala kanat hadzihi huzaylahan min abi alqasimi. qala kadzabta ya aduwwa allahi. faajlahum umaru waathahum qimaha ma kana lahum mina attsamari malan waibilan waurudhan, min aqtabin wahibalin waghayri dzalika. rawahu hammadu ibnu salamaha an ubaydi allahi, ahsibuhu an nafiin, ani abni umara, an umara, ani annabiyyi, akhtasharahu.
Diriwayatkan bahwa ketika orang-orang Khaibar melukai tangan dan kaki Abdullah bin Umar, Umar berdiri menyampaikan khotbah dan berkata, "Tidak diragukan lagi, Rasulullah ﷺ telah membuat kontrak dengan orang-orang Yahudi mengenai harta mereka, dan berkata kepada mereka, 'Kami membiarkan kalian (tinggal di tanah kalian) selama Allah mengizinkan kalian.' Sekarang Abdullah bin Umar pergi ke tanahnya dan diserang pada malam hari, dan tangan serta kakinya dilukai, dan karena kami tidak memiliki musuh di sana kecuali orang-orang Yahudi, mereka adalah musuh kami dan satu-satunya orang yang kami curigai, saya telah memutuskan untuk mengusir mereka." Ketika Umar memutuskan untuk melaksanakan keputusannya, seorang putra Abu Al-Haqiq datang dan berkata kepada Umar, "Wahai pemimpin orang-orang beriman, apakah Anda akan mengusir kami padahal Muhammad mengizinkan kami tinggal di tempat kami, dan membuat kontrak dengan kami tentang harta kami, dan menerima syarat tempat tinggal kami di tanah kami?" Umar berkata, "Apakah Anda mengira bahwa saya telah melupakan pernyataan Rasulullah, yaitu: Apa yang akan terjadi pada kondisi Anda ketika Anda diusir dari Khaibar dan unta Anda akan mengangkut Anda malam demi malam?" Orang Yahudi itu menjawab, "Itu adalah lelucon dari Abul-Qasim." Umar berkata, "Wahai musuh Allah! Anda berbohong." Umar kemudian mengusir mereka dan membayar mereka harga harta mereka dalam bentuk buah-buahan, uang, pelana unta, dan tali, dll.