Bab Jika Seorang Pria Mengendarai Kuda, Maka Seperti Umrah dan Sedekah
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، قَالَ سَمِعْتُ مَالِكًا، يَسْأَلُ زَيْدَ بْنَ أَسْلَمَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ، قَالَ عُمَرُ ـ رضى الله عنه ـ حَمَلْتُ عَلَى فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَرَأَيْتُهُ يُبَاعُ، فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " لاَ تَشْتَرِ، وَلاَ تَعُدْ فِي صَدَقَتِكَ ".
Dari Umar bin Al-Khattab: Suatu ketika saya memberikan seekor kuda (untuk berkendara) di jalan Allah. Kemudian saya melihatnya dijual. Saya bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) (apakah saya boleh membelinya). Beliau bersabda: "Jangan beli, karena kamu tidak boleh mengambil kembali apa yang telah kamu berikan dalam sedekah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
