Bab Keutamaan Maniha
Shahih
haddatsana musaddadun, haddatsana isa ibnu yunusa, haddatsana alawzaiyyu, an hassana ibni athiyyaha, an abi kabsyaha assaluliyyi, samitu abda allahi ibna amrinw rdh allah nhm yaqulu qala rasulu allahi " arbauna khashlahan alahunna manihahu alanzi, ma min amilin yamalu bikhashlahin minha rajaa tsawabiha watashdiqa mawudiha ila adkhalahu allahu biha aljannaha ". qala hassanu faadadna ma duna manihahi alanzi min raddi assalami, watasymiti alathisi, waimathahi aladza ani atthariqi wanahwihi, fama astathana an nablugha khamsa asyraha khashlahan.
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Al-Awza'i, dari Hassan bin Atiyah, dari Abu Kabshah As-Saluli, bahwa aku mendengar Abdullah bin Amr -semoga Allah meridhainya- berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Ada empat puluh sifat yang utama, dan yang paling utama di antaranya adalah maniha dari seekor kambing betina, tidak ada seorang pun yang melakukan salah satu dari sifat tersebut dengan harapan mendapatkan pahala dan meyakini janji-Nya, kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga." Hassa berkata: "Kami mencoba menghitung sifat-sifat baik di bawah maniha; kami menyebutkan menjawab salam, mendoakan orang yang bersin, menghilangkan gangguan dari jalan, dan lain-lain, tetapi kami tidak berhasil menghitung bahkan lima belas sifat pun."