Bab Jika Memberikan Utang kepada Seseorang
Shahih
haddatsana abdanu, akhbarana abdu allahi, akhbarana yunusu,. waqala allaytsu haddatsani yunusu, ani abni syihabin, qala haddatsani abnu kabi ibni malikin, anna jabira ibna abdi allahi rdh allah nhm akhbarahu anna abahu qutila yawma uhudin syahidan, fasytadda alghuramau fi huquqihim, faataytu rasula allahi fakallamtuhu, fasaalahum an yaqbalu tsamara haithi, wayuhallilu abi, faabaw, falam yuthihim rasulu allahi haithi, walam yaksirhu lahum, walakin qala " saaghdu alayka ". faghada alayna hatta ashbaha, fathafa fi annakhli, wadaa fi tsamarihi bialbarakahi, fajadadtuha, faqadhaytuhum huquqahum, wabaqiya lana min tsamariha baqiyyahun, tsumma jitu rasula allahi wahwa jalisun, faakhbartuhu bidzalika, faqala rasulu allahi liumara " asma wahwa jalisun ya umaru ". faqala ala yakunu qad alimna annaka rasulu allahi, waallahi innaka larasulu allahi.
Diriwayatkan Jabir bin 'Abdullah: Ayahku syahid pada hari (pertempuran) Uhud dan para kreditor menuntut utangnya dengan cara yang keras. Maka aku pergi kepada Rasulullah ﷺ dan memberitahukan hal itu, dia meminta mereka untuk menerima buah kebun saya dan memaafkan ayahku, tetapi mereka menolak. Maka, Rasulullah ﷺ tidak memberikan mereka buah-buahan itu, dan tidak memotongnya untuk dibagikan kepada mereka, tetapi berkata, 'Aku akan datang kepadamu besok pagi.' Maka, dia datang kepada kami keesokan paginya dan berjalan di antara pohon kurma dan berdoa kepada Allah untuk memberkati buah-buahnya. Aku memetik buah-buahan itu dan mengembalikan semua hak para kreditor secara penuh, dan banyak buah-buahan tersisa untuk kami. Kemudian aku pergi kepada Rasulullah, yang sedang duduk, dan memberitahukan kepadanya tentang apa yang terjadi. Rasulullah ﷺ berkata kepada 'Umar, yang sedang duduk di sana, untuk mendengarkan cerita tersebut. 'Umar berkata, 'Tidakkah kita tahu bahwa engkau adalah Rasulullah? Demi Allah! engkau adalah Rasulullah!'