Bab Perkataan Nabi ﷺ
Shahih
haddatsana adamu ibnu abi iyasin, haddatsana syubahu, haddatsana washilun alahdabu, qala samitu almarura ibna suwaydin, qala raaytu aba dzarrin alghifariyya rdh allah nh waalayhi hullahun waala ghulamihi hullahun fasaalnahu an dzalika faqala inni sababtu rajulan fasyakani ila annabiyyi, faqala liya annabiyyu " aayyartahu biummihi ". tsumma qala " inna ikhwanakum khawalukum jaalahumu allahu tahta aydikum, faman kana akhuhu tahta yadihi falyuthimhu mimma yakulu, walyulbishu mimma yalbasu, wala tukallifuhum ma yaghlibuhum, fain kallaftumuhum ma yaghlibuhum faainuhum ".
Diriwayatkan dari Al-Ma'rur bin Suwaid: Saya melihat Abu Dhar Al-Ghifari mengenakan jubah, dan budaknya juga mengenakan jubah. Kami bertanya kepadanya tentang itu (yaitu bagaimana keduanya mengenakan jubah yang sama). Dia menjawab, "Suatu ketika saya mencela seorang lelaki dan dia mengadukan saya kepada Nabi ﷺ. Nabi ﷺ bertanya kepada saya, 'Apakah kamu mencelanya dengan merendahkan ibunya?' Dia menambahkan, 'Saudara-saudaramu adalah budak-budakmu yang dijadikan Allah berada di bawah kekuasaanmu. Jadi, jika salah satu saudaramu berada di bawah kendalimu, hendaklah dia diberi makan seperti yang kamu makan dan diberi pakaian seperti yang kamu kenakan. Janganlah kamu membebani mereka dengan apa yang tidak dapat mereka tanggung, dan jika kamu melakukannya, bantulah mereka (dalam pekerjaan keras mereka)."