Bab Keutamaan Mengajar dan Berbuat Baik kepada Budak Perempuan
HR. Al-Bukhari no. 2544Shahih
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، سَمِعَ مُحَمَّدَ بْنَ فُضَيْلٍ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَنْ كَانَتْ لَهُ جَارِيَةٌ فَعَالَهَا، فَأَحْسَنَ إِلَيْهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا، كَانَ لَهُ أَجْرَانِ ".
Cara baca (latin)
haddatsana ishaqu ibnu ibrahima, samia muhammada ibna fudhaylin, an mutharrifin, ani assyabiyyi, an abi burdaha, an abi musa rdh allah nh qala qala rasulu allahi " man kanat lahu jariyahun faalaha, faahsana ilayha tsumma ataqaha watazawwajaha, kana lahu ajrani ".
Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa yang memiliki seorang budak perempuan, lalu dia mendidiknya, berbuat baik kepadanya, kemudian memerdekakannya dan menikahinya, maka baginya dua pahala."
Belajar nahwu 13 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Barangsiapa yang memiliki seorang budak perempuan, lalu dia mendidiknya, berbuat baik kepadanya, kemudian memerdekakannya dan menikahinya, maka baginya dua pahala.
Analisis dibantu AI.