Bab Siapa yang Memiliki Budak dari Arab, Lalu Memberi, Menjual, Menggauli, Menebus, dan Menangkap Keturunan
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنِ ابْنِ مُحَيْرِيزٍ، قَالَ رَأَيْتُ أَبَا سَعِيدٍ ـ رضى الله عنه ـ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي غَزْوَةِ بَنِي الْمُصْطَلِقِ فَأَصَبْنَا سَبْيًا مِنْ سَبْىِ الْعَرَبِ، فَاشْتَهَيْنَا النِّسَاءَ فَاشْتَدَّتْ عَلَيْنَا الْعُزْبَةُ وَأَحْبَبْنَا الْعَزْلَ، فَسَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " مَا عَلَيْكُمْ أَنْ لاَ تَفْعَلُوا، مَا مِنْ نَسَمَةٍ كَائِنَةٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ إِلاَّ وَهْىَ كَائِنَةٌ ".
Dari Ibn Muhairiz: Saya melihat Abu Sa'id dan bertanya kepadanya tentang coitus interruptus. Abu Sa'id berkata, "Kami pergi bersama Rasulullah, dalam Ghazwa Bani Al-Mustaliq dan kami menangkap beberapa orang Arab sebagai tawanan, dan jarak yang lama dari istri-istri kami sangat membebani kami dan kami ingin melakukan coitus interruptus. Kami bertanya kepada Rasulullah (apakah itu diperbolehkan). Dia berkata, "Lebih baik bagi kalian untuk tidak melakukannya. Tidak ada jiwa, (yang telah ditakdirkan Allah) untuk ada, sampai Hari Kebangkitan, tetapi pasti akan ada, ke dalam eksistensi."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
