Bab Jika Ia Meminjam untuk Jangka Waktu Tertentu atau Menunda dalam Penjualan
وَقَالَ اللَّيْثُ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ ذَكَرَ رَجُلاً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ، سَأَلَ بَعْضَ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنْ يُسْلِفَهُ، فَدَفَعَهَا إِلَيْهِ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى. فَذَكَرَ الْحَدِيثَ.
Al-Layth berkata, Ja'far b. Rabiah menceritakan kepada saya dari Abdurrahman b. Hurmuz dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah menyebutkan seorang pria dari Bani Israel yang meminta kepada sebagian Bani Israel untuk meminjamkan uang, lalu ia memberikannya kepadanya untuk jangka waktu tertentu. (Abu Hurairah menyebutkan sisa riwayatnya).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
