Bab tentang Para Sahabat Nabi yang Saling Membantu dalam Pertanian dan Buah-buahan
Shahih
haddatsana sulaymanu ibnu harbin, haddatsana hammadun, an ayyuba, an nafiin, anna abna umara rdh allah nhm kana yukri mazariahu ala ahdi annabiyyi waabi bakrin waumara wautsmana washadran min imarahi muawiyaha. tsumma hudditsa an rafii ibni khadijin, anna annabiyya naha an kirai almazarii, fadzahaba abnu umara ila rafiin fadzahabtu maahu, fasaalahu faqala naha annabiyyu an kirai almazarii. faqala abnu umara qad alimta anna kunna nukri mazariana ala ahdi rasuli allahi bima ala alarbiai wabisyain mina attibni.
Ibnu Umar biasa menyewakan tanah pertaniannya pada masa Nabi Muhammad, Abu Bakar, Umar, Utsman, dan pada awal masa pemerintahan Muawiyah. Kemudian ia diberitahu tentang riwayat Rafi' bin Khadij bahwa Nabi melarang penyewaan tanah pertanian. Ibnu Umar pergi menemui Rafi' dan saya menyertainya. Ia bertanya kepada Rafi', yang menjawab bahwa Nabi telah melarang penyewaan tanah pertanian. Ibnu Umar berkata, "Engkau tahu bahwa kami biasa menyewakan tanah pertanian kami pada masa Rasulullah dengan hasil dari tepi sungai dan dengan sejumlah buah ara."