Bab Dosa Orang yang Menahan Upah Pekerja
Shahih
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " قَالَ اللَّهُ تَعَالَى ثَلاَثَةٌ أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ أَعْطَى بِي ثُمَّ غَدَرَ، وَرَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ، وَرَجُلٌ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَلَمْ يُعْطِهِ أَجْرَهُ ".
Telah diriwayatkan dari Abu Huraira, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Allah berfirman, 'Aku akan menjadi lawan bagi tiga jenis orang pada Hari Kebangkitan: 1. Seseorang yang membuat perjanjian atas Nama-Ku, tetapi berkhianat; 2. Seseorang yang menjual orang merdeka dan memakan harganya; dan 3. Seseorang yang mempekerjakan seorang pekerja dan mengambil pekerjaan penuh darinya tetapi tidak membayarnya.'"