Bab Menyebutkan Tukang Besi dan Pandai Besi
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِي الضُّحَى، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ خَبَّابٍ، قَالَ كُنْتُ قَيْنًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ، وَكَانَ لِي عَلَى الْعَاصِ بْنِ وَائِلٍ دَيْنٌ، فَأَتَيْتُهُ أَتَقَاضَاهُ قَالَ لاَ أُعْطِيكَ حَتَّى تَكْفُرَ بِمُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم. فَقُلْتُ لاَ أَكْفُرُ حَتَّى يُمِيتَكَ اللَّهُ، ثُمَّ تُبْعَثَ. قَالَ دَعْنِي حَتَّى أَمُوتَ وَأُبْعَثَ، فَسَأُوتَى مَالاً وَوَلَدًا فَأَقْضِيَكَ فَنَزَلَتْ {أَفَرَأَيْتَ الَّذِي كَفَرَ بِآيَاتِنَا وَقَالَ لأُوتَيَنَّ مَالاً وَوَلَدًا * أَطَّلَعَ الْغَيْبَ أَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمَنِ عَهْدًا }
Diriwayatkan dari Khabbab: Saya adalah seorang pandai besi di masa Jahiliyah, dan 'Asi bin Wail berutang kepada saya, maka saya pergi kepadanya untuk menagih utang tersebut. Ia berkata (kepada saya), "Saya tidak akan membayar kamu kecuali kamu kufur kepada Muhammad." Saya berkata, "Saya tidak akan kufur sampai Allah membunuhmu dan kemudian kamu dibangkitkan." Ia berkata, "Biarkan saya sampai saya mati dan dibangkitkan, maka saya akan diberikan harta dan anak, dan saya akan membayar utangmu." Pada saat itu, turunlah ayat kepada Nabi: 'Apakah kamu melihat orang yang ingkar kepada ayat-ayat Kami dan berkata: Sesungguhnya saya akan diberikan harta dan anak? Apakah ia mengetahui yang gaib, ataukah ia telah mengambil perjanjian dari Yang Maha Penyayang?'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
